Ramalan Jayabaya Ditinjau dari Perspektif Sosial Politik Indonesia (part II)

Ramalan Nostradamus

Nostradamus adalah nama Latin dari Michel de Nostredame, yang merupakan pengarang ramalan ternama di dunia . Lahir tanggal 14 Desember 1503 di Perancis sebagai anak tertua dari lima bersaudara. Di usia muda dia telah memperoleh gelar pengobatan. Pada tahun 1529, Nostradamus menjadi dokter bagi Raja Charles IX.

Pada usia 40 tahun-an dia mulai sering melakukan meditasi dan melihat berbagai penampakan di masa depan. Penampakan-penampakan tersebut dia tulis menjadi serangkaian puisi dalam bahasa latin dan perancis, yang biasa dikenal dengan istilah quatrin. Dalam karyanya, Nostradamus tidak memakai permainan huruf dan kata-kata atau nama-nama rahasia dan pernyataannya cukup eksplisit.


Ramalan tersebut dia publikasikan menjadi buku yang sangat fenomenal, yang berjudul Centuries. “Centuries” di terjemahkan ke dalam bahasa Inggris tahun 1672. Pada tahun 1781 buku tersebut di larang beredar oleh gereja . Kemungkinan besar, pihak gereja takut kedudukannya terancam oleh isu mistis tersebut, serta ditakutkan Nostradamus merupakan ahli ilmu hitam. Pada akhir abad yang ke-16, ada upaya untuk menggunakan pernyataan Nostradamus demi tujuan politik. Tergantung atas kepentingan politik, sebagian orang sering menafsirkan beberapa ramalan seperti yang telah dibuat oleh Nostradamus.
Para peneliti telah berusaha melakukan studi ilmiah terhadap hasil karya Nostradamus sejak dahulu, bahkan sebelum Revolusi Perancis.
Hanya sedikit karya ilmiah mengenai Nostradamus. Mungkin dikarenakan oleh sulitnya meneliti bidang non-sains. James Randi dengan The Mask of Nostradamus: The Prophecies of the World’s Most Famous Seer (Ramalan-ramalan dari Peramal Paling Terkenal Dunia) adalah salah satunya tetapi buku tersebut tidak diterjemahkan ke dalam bahasa Rusia (juga bahasa Indonesia- red). Randi menyatakan bahwa Michel Nostradamus adalah seorang dukun atau orang gila dan tidak mempercayai dirinya sendiri terhadap apa yang dilakukannya. Bagaimanapun juga, tulisan-tulisan yang ditinggalkan oleh Nostradamus setelah kematiannya menunjukkan dia tidaklah gila sama sekali. Sehingga penelitian tersebut maish belum teruji kerelevanannya.

Contoh beberapa ramalan Nostradamus yang terkenal (dikutip dari http://www.forumkami.com) :

1. Revolusi Perancis
“From the enslaved populace, songs,
Chants and demands
While princes and lords are held captive in prisons.
These will in the future by headless idiots
Be received as divine prayers”

Orang-orang (“the enslaved populace”) bangkit dengan kekuatan, aristokrasi dijatuhkan dan dipancung (“While princes and lords are held captive in prisons”). Dalam versi lain, “the ‘great wall’ falling” dikatakan merujuk kepada kerusuhan di Bastille.

2. London Fire (The Great Fire of London)

“The blood of the just will commit a fault at London,
Burnt through lighting of twenty threes the six:
The ancient lady will fall from her high place,
Several of the same sect will be killed.”

Peristiwa London Fire terjadi pada tahun 1666, namun hanya sedikit orang yang mengetahuinya.

Peristiwa ini benar-benar meratakan London kuno (“The ancient lady”) di dalam dinding tua Roma. Hanya enam korban jiwa yang benar-benar diketahui (“the six” di baris kedua merujuk kepada jumlah kematian), walaupun mungkin banyak dari penduduk London yang meninggal ketika itu, tetapi mereka tidak tercatat dalam sejarah.

Api dari London Fire bermula dari sebuah toko roti, yang kemudian melahap seluruh kota dalam tiga hari penuh. Jika penduduk London ketika itu melihat catatan Nostradamus, mungkin mereka dapat selamat dari maut.

3. Kematian Lady Diana
The penultimate of the surname of Prophet
Will take Diana [Thursday] for his day and rest:
He will wander because of a frantic head,
And delivering a great people from subjection.”

Ayah dari pacar Lady Diana, Dodi Al-Fayed, bernama Mohammed (“Prophet” – Nabi Muhammad)

Apakah kematian Lady Diana merujuk kepada “a great people from subjection”? Mungkin bukan, namun kita semua setuju bahwa Anglo-Saxon (Great Britain) merupakan bangsa yang terdiri dari orang-orang hebat. Faktanya sendiri, bahwa nama “Diana” jelas-jelas disebut di ramalan Nostradamus, dan tulisan nama yang spesifik seperti ini sangat jarang ditemukan dalam karya-karya Nostradamus.
4. Bom Atom di Hiroshima dan Nagasaki
“Near the gates and within two cities
There will be scourges the like of which was never seen,
Famine within plague, people put out by steel,
Crying to the great immortal God for relief.”

Hiroshima dan Nagasaki (“Two Cities”) dibom atom pada tanggal 6 dan 9 Agustus 1945.

“Scourges the like of which was never seen” dan “Crying to the great immortal God for relief” merupakan deskripsi akurat tentang apa yang terjadi tanggal 6 dan 9 Agustus 1945. Namun beberapa kritik menyangkalnya dengan mengatakan ramalan tersebut masih samar, artinya dapat berlaku terhadap semua perang yang terjadi diantara abad Notradamus hingga sekarang – atau di masa depan.

5. World War II/Hitler
The two greatest ones of Asia and of Africa,
From the Rhine and Lower Danube they will be said to have come,
Cries, tears at Malta and the Ligurian side.

Also …

From the depths of the West of Europe,
A young child will be born of poor people,
He who by his tongue will seduce a great troop;
His fame will increase towards the realm of the East.”

Dua bait ramalan ini mungkin menceritakan tentang Perang Dunia II dan Hitler… atau bukan.

Mungkinkah “A young child will be born of poor people” adalah Adolf Hitler?

Bukankah yang paling dikenal dari Hitler adalah kekejamannya? Dan bagaimana dengan genosida serta sifatnya yang megalomaniac? Bukankah itu Adolf Hitler?

6. Sept. 11, 2001 (The 9/11 Attack)
“Earthshaking fire from the center of the Earth
Will cause tremors around the New City.
Two great rocks will war for a long time,
Then Arethusa will redden a new river.”

Yah, “Two great rocks” dapat berarti “two towers” kan? Namun dapatkah kita katakan kedua menara itu sedang berperang?

Jika anda membaca ramalan ini sebelum The 9/11 Attack, anda mungkin mengira ini mengacu kepada gempa bumi atau gunung meletus. “Earthshaking fire”, “tremors”, “rocks will war”, bisa saja merujuk kepada dua lempeng bumi yang saling bertabrakan, lalu mengakibatkan gempa, namun siapa yang tahu?

Kembali ke Nostradamus, gedung pencakar langit seperti Twin Towers, jumbo jet seperti yang menabrak mereka dan kota modern seperti New York mungkin tidak pernah terpikirkan atau terbayangkan, lalu jika ia benar-benar melihat kejadian ini, apakah ia tahu apa yang benar-benar ia lihat?
Nostradamus meninggal pada tanggal 2 Juli 1566, pada usia 62 tahun. Beberapa ramalannya di atas menggemparkan setelah berbagai peristiwa besar muncul seperti yang telah dia tulis. Mayoritas ramalannya berskala global, tidak terpaku pada negaranya saja dan merupakan peristiwa peristiwa bersejarah yang fenomenal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s