Ramalan Jayabaya Ditinjau dari Perspektif Sosial Politik Indonesia (part III)

Ramalan Jayabaya

 Setelah sekilas menilik dua ramalan yang menghebohkan dunia, Indonesia pun memiliki satu tokoh peramal legendaris yang tak kalah luar biasa. Meskipun banyak ramalannya ditujukan pada negara sendiri—Indonesia—namun ramalan tersebut hingga kini masih menjadi tolok ukur penentuan nasib bangsa.

Ramalan Jayabaya, atau yang biasa dikenal dengan Jangka Jayabaya sama halnya dengan Nostradamus, menggunakan puisi atau syair untuk menggambarkan penampakannya tentang masa depan. Namun di sisi lain, ramalan Jayabaya mempunyai unsur kekuatan yang lebih mengikat pada suatu masyarakat, dibanding dengan ramalan Nostradamus yang bisa terjadi di belahan bumi mana saja.

Jayabaya adalah seorang Raja dari Kerajaaan Dhaha atau Kediri. Catatan bahwa Jayabaya adalah seorang raja, membuat ramalan yang dia tulis mempunyai nilai istimewa. Meski banyak kepercayaan, bahwa seorang raja adalah titisan dewa, namun sedikit atau justru hanya seorang Jayabaya-lah, raja yang memiliki prediksi tentang masa depan jauh beratus ratus tahun kemudian.

Ramalan suku Maya yang baru-baru ini menggemparkan dunia, setelah 2012 terlewati, akan ada hasil bahwa ramalan tersebut tidak akan bertahan lama. Apalagi didukung oleh pernyataan ilmiah para ahli astronomi, membuat isu ramalan ini cepat memudar, seperti bergantinya film-film baru setelah film 2012.

Sedangkan ramalan Nostradamus menghebohkan, tatkala peristiwa-peristiwa yang muncul sama dengan yang dia tulis. Meski beberapa tulisannya ada yang tidak terbukti.  Setidaknya masyarakat dunia, khususnya belahan bumi bagian barat tidak menanti secara pasti sesuatu yang berasal dari pernyataan Nostradamus.

Beda halnya dengan Jayabaya, ramalan yang lebih banyak mengedepankan unsur nasihat dan petuah bijak tersebut, akhirnya terbungkus oleh unsur politis Indonesia khususnya tanah Jawa. Orang yang disebut sebut selama ini sebagai Satrya Pininggit dalam ramalannya, sering juga disebut sebagai Ratu Adil yang membawa kesejahteraan bagi seluruh tanah Indonesia.  Sosok tersebut belum muncul hingga sekarang, namun harapan pada seorang penyelamat bangsa telah ditanamkan sejak dulu karena ramalan tersebut. Hingga berdampak pada gerakan-gerakan yang mengangkat isu Ratu Adil telah datang. Adanya harapan besar dari rakyat dan unsur mistis yang masih kental khususnya di tanah Jawa menyebabkan ramalan ini tidak diabaikan begitu saja oleh orang-orang yang ingin memimpin bangsa Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s